Dinas Dikbudpora Kab. Tebo


Muara Tebo, Disdikbud - Ditetapkannya tanggal 2 Mei sebagai Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) oleh pemerintah Republik Indonesia melalui Keppres RI Nomor 316 Tahun 1959, merupakan wujud kepedulian pemerintah akan pentingnya pendidikan di negeri ini. Penetapan Hari Pendidikan Nasional dilatarbelakangi oleh sosok yang memiliki jasa luar biasa di dunia pendidikan kita, Ki Hadjar Dewantara, yang lahir pada tanggal 2 Mei 1989.

Peringatan Hari Pendidikan Nasional yang diselenggarakan setiap tanggal 2 Mei tidak semata-mata dimaksudkan untuk mengenang hari kelahiran Ki Hadjar Dewantara selaku Bapak Perintis Pendidikan Nasional, namun lebih merupakan sebuah momentum untuk kembali menumbuhkan rasa patriotisme dan nasionalisme pada seluruh insan pendidikan.
Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk mewujudkan tujuan tersebut adalah dengan menetapkan pelaksanaan Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional. Hal ini dimaksudkan agar semua insan pendidikan mengingat kembali filosofi dari nilai perjuangan Ki Hadjar Dewantara dalam menegakkan pondasi pendidikan di Indonesia.

Berkaitan dengan hal tersebut, untuk keseragaman dan tertibnya penyelenggaraan upacara bendera dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2018 ini, perlu diterbitkan pedoman pelaksanaan upacara bendera.

Tujuan, Sasaran, Tema, dan Logo

1.   Tujuan

-        Memperkuat komitmen seluruh insan pendidikan akan penting dan strategisnya pendidikan bagi peradaban dan daya saing bangsa.
-        Mengingatkan kembali kepada seluruh insan pendidikan akan filosofi perjuangan Ki Hadjar Dewantara dalam meletakkan dasar dan arah pendidikan bangsa.
-        Meningkatkan rasa nasionalisme di kalangan insan pendidikan.

2.   Sasaran

Semua insan pendidikan antara lain: pemangku kepentingan dan karyawan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan baik di pusat maupun di daerah; pemangku kepentingan dan karyawan di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi; kementerian Agama; Kantor Perwakilan Republik Indonesia di luar negeri; Pemerintah daerah; satuan pendidikan; serta institusi penyelenggara pendidikan

3.   Tema

Tema peringatah Hari Pendidikan Nasional Tahun 2018 adalah “Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan”.

4.   Logo
Pedoman Upacara Hari Pendidikan Nasional Tahun 2018 selengkapnya di bawah ini:

Muara Tebo, Disdikbud (11/04/2018) – Berdasarkan Surat Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 707 Tahun 2017, Nomor 256 Tahun 2017, Nomor 01SKB/MENPAN-RB/09/2017 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2018 dan Surat Edaran Bupati Tebo Nomor 870/559/BKPSDM/2017 Tanggal 21 Desember 2017 Perihal Surat Edaran Hari Libur.


Berkenaan dengan hal tersebut, diberitahukan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tebo bahwa sesuai dengan Surat Keputusan Ketiga Kementerian di atas, maka libur bersama dalam Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW jatuh pada hari Sabtu, 14 April 2018. Demikian informasi disampaikan untuk dapat dilaksanakan dan terimakasih.

Unduh SKB 3 Menteri tentang Hari Libur dan Cuti Bersama Tahun 2018 pada tautan yang tersedia di bawah ini:

Muara Tebo, Disdikbud - Pada hari Kamis, 15 Maret 2018 telah digelar acara Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Dapodik Kabupaten Tebo Tahun 2018 di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang dibuka langsung oleh Kepala Dinas, Bpk. Sindi, SH.,M.H pada pukul 09.30 WIB yang didampingi oleh Kabid GTK, Bpk. Syafrial, S.E, Kabid Dikdas, Bpk. Hoirul Akmal, S.Pd.,M.M dan KK-Datadik Dinas Dikbud Kab. Tebo, Bpk. Drs. Atrinuriza.

Dalam sambutan pertama disampaikan oleh Kabid GTK, menyampaikan apresiasi atas progres sinkronisasi Dapodik se-Kabupaten Tebo yang sangat baik di tahun 2018 ini. Selain itu, dalam kesempatan selanjutnya, Kabid Dikdas, Drs. Hoirul Akmal juga berpesan pada seluruh peserta yang disebut dengan Tenaga Administrasi Sekolah yang juga mengerjakan aplikasi Dapodik untuk bekerja bukan hanya memperhatikan data yang terkait dengan sertifikasi guru, namun juga memperhatikan keakuratan dari data siswa, ruang kelas, sarana dan prasarana yang akan menjadi acuan pemerintah pusat dalam mengambil kebijakan terkait layak atau tidaknya sekolah bersangkutan menerima bantuan.


Kadis Dikbud Kab. Tebo, Bpk. Sindi, S.H., M.H pembukaan Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Dapodik Kab. Tebo Tahun 2018
Selanjutnya, Kadis Dikbud Kab. Tebo dalam sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Dapodik Kabupaten Tebo Tahun 2018 menyampaikan pentingnya data yang berkualitas, bekerja sama, satu visi, satu misi, satu organisasi yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo sehingga seluruh program pendidikan di Kabupaten Tebo dapat berjalan dengan tertib dan lancar. Selain itu, beliau menyampaikan bahwa data pendidikan Dapodik  sifatnya fluktuatif / dinamis dan tidak statis, seperti adanya perpindahan siswa maupun guru yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Dan bekerja sesuai dengan data dan fakta di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, Kadis juga menyerahkan Piala penghargaan kepada Ketua FOPPSI Kecamatan Muara Tabir, Sdr. Rukyatul Hilal atas prestasi sinkronisasi terbaik dan tercepat dari 12 kecamatan se-Kabupaten Tebo pada semester 2 (genap) tahun pelajaran 2017/2018 ini.


Penyerahan Piala Penghargaan Kepada FOPPSI Kec. Muara Tabir Oleh Kadis Dikbud Kab. Tebo
Adapun untuk berbagai permasalahan pada beberapa data khususnya bagi guru sertifikasi yang masih terjadi seperti adanya data guru yang belum valid dikarenakan adanya ketidaksesuaian antara data di aplikasi Dapodik dan data di BKN maka bagi Operator Dapodik yang masih terdapat masalah tersebut langsung dilakukan perbaikan dan proses sesuai dengan prosedur dan mekanisme yang telah ditentukan yang langsung dipandu oleh KK-Datadik Kab. Tebo, Bpk. Drs. Atrinuriza.


Photo Bersama Kadis, Kabid GTK, Kabid Dikdas, dan Ketua FOPPSI Cabang/Kecamatan se-Kabupaten Tebo
Di akhir sesi kegiatan juga diberikan kepada segenap Operator Dapodik di Kabupaten Tebo yang sebagian besar telah tergabung dalam wadah organisasi khusus bagi operator sekolah yakni FOPPSI (Forum Operator Pendataan Pendidikan Seluruh Indonesia) yang mulai berdiri sejak tahun 2017 lalu disambut antusias dari seluruh peserta kegiatan Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Dapodik. Dikarenakan Kadis Dikbud bersama dengan Kabid Dikdas dan Kabid GTK untuk photo bersama dengan seluruh tenaga administrasi / Operator Dapodik sekolah yang hadir pada kegiatan dari sebanyak 12 kecamatan se-kabupaten Tebo.  (Adm)

Diberdayakan oleh Blogger.