Dinas Dikbudpora Kab. Tebo

Dikbud Tebo, 4 Maret 2019
Studium Generale (Kuliah Umum) dengan tema” Pentingnya Teknologi Informasi di Era Millenial” telah dilaksanakan di Kabupaten Tebo dengan nara sumber bapak Hasan Habibie, ST.,M.Si (Kabid Pengembangan Jejaring  Pustekom Kemdikbud) dihadiri oleh Bapak H. Agus Heriyanto, SH (Kepala Dinas Provinsi Jambi), Bapak Saiful Bahri Lubis (Kepala Balai Bahasa Provinsi Jambi), dan Bapak SINDI, SH.,MH (Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo).
Studium Generale (Kuliah Umum) ini dilaksanakan di Kabupten Tebo pelaksanaan kegiatan bertempat di SMK Pondok Pesantren Raudhatul Mujawwid di Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo yang dihadiri oleh SMK se-Kabupaten Tebo pada hari sabtu 2 Maret 2019 kemaren pada jam 10.00 sampai 15.00 Wib. .
Kegiatan ini berlangsung sukses dan lancar sampai akhir waktu yang telah dijadwalkan.
Seperti yang kita ketahui, saat ini kita menghadapi revolusi industri keempat yang dikenal dengan Revolusi Industri 4.0. Ini merupakan era inovasi disruptif. Berbagai kemajuan teknologi dapat kita peroleh dengan mudahnya.Sebagai generasi millennial yang hidup di era digital seperti saat ini, kebutuhan dan aktivitas yang serba cepat menuntutmu untuk tidak lepas dari perkembangan teknologi.
Terlahir pada era generasi milenial membuat manusia wajib "melek" teknologi. Saat ini, dalam pertukaran informasi manusia tidak hanya dapat mengandalkan kondisi face-to-face harus bertemu dahulu baru bisa berkomunikasi. Kita bisa berkomunikasi melalui berbagai media, seperti email, SMS, Instant Messanger atau bahkan bertukar informasi melalui sosial media seperti facebook, twitter, instagram dan WhatsApp dan lainya. Generasi millenial menyukai hal tersebut.
Pesatnya penggunaan teknologi di dalam dunia pendidikan ini akan tercermin pada perubahan model pembelajaran yakni makin tumbuhnya pendidikan jarak jauh (distance learning)  di mana guru dan siswa tidak perlu berada di tempat yang sama, dan semakin banyaknya pilihan sumber belajar yang tersedia seperti buku elektronik (e-book), mudahnya mengakses aplikasi digital seperti e-library, e-forum, e-journal dan sebagainya.
Dunia pendidikan harus mampu menjawab tantangan era millennial. Guru dituntut berkreasi dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi sebagai sumber belajar, media belajar, dan proses kegiatan belajar-mengajar. Guru era millenial harus melek IT dan teknologi. Tidak ada alasan masalah guru muda atau tua, semuanya mempunyai tanggungjawab yang sama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai amanat UUD 45. Era millenial bukan menjadi suatu hambatan, namun bagaimana guru menyikapi era millenial ini menjadi tantangan kearah kemajuan pendidikan.
Mengingat tantangan yang besar tersebut, maka guru harus terus belajar meningkatkan kompetensi sehingga mampu menghadapi peserta didik generasi milenial. Jangan sampai timbul istilah, peserta didik era industri 4.0, belajar dalam ruang industri 3.0, dan diajarkan oleh guru industri 2.0 atau bahkan 1.0. Jika ini terjadi, maka pendidikan kita akan terus tertinggal dibandingkan negara lain yang telah siap menghadapi perubahan besar ini. Kualitas guru harus sesuai dengan performa guru yang dibutuhkan dalam era industri 4.0. (sumber: berbagai media)
Dengan adanya Studium Generale (Kuliah Umum) dengan tema” Pentingnya Teknologi dan Informasi di Era Millenial”yang dilaksanakan di Kabupaten Tebo ini diharapkan informasi dan pengetahuan tentang pentingnya tekhnologi dan informasi ini tersampaikan.
Diberdayakan oleh Blogger.